Mengadu Untung di Perbatasan

29.01.2010

Bertahan Hidup, apalagi tumbuh di daerah yang penuh kompetisi tidaklah mu-dah. Bagaimana strategi BPR baru di Jakarta untuk bisa survive? Karnoto Mohamad

BANK Perkreditan Rakyat (BPR) Bina Dana Cakrawala (BDC) adalah salah satu dari 27 BPR yang berkantor pusat di Jakarta. Di tengah serbuan bank-bank umum di pasar mikro, BPR yang baru lahir pada April 2008 ini langsung berlari. Asetnya yang semula sebesar Rp25 miliar per akhir 2008 melonjak menjadi Rp48 miliar per November 2009.
Berapa labanya? Apa strategi BPR BDC untuk berkembang? Berikut penjelasan Dobias Iskandar, Komisaris Utama BPR BDC, didampingi Mursalin, Direktur Utama BPR BDC, kepada Infobank di Jakarta, minggu kedua Desember lalu. Petikannya:

BPR BDC yang lahir di Jakarta dengan usia kurang dari dua tahun berhasil tumbuh di tengah agresifnya bank-bank umum di pasar mikro. Apa kiatnya?
Basicly sama dengan yang lain ya. Cuma, kalau menurut saya, di BPR ini lebih unik. BPR kalau mau maju harus ada tiga syarat. Pertama, harus cukup modal agar bisa berkembang. Kedua, harus punya human resources. Ketiga, harus punya teknologi.

Kami berusaha strong di tiga hal tersebut. Pada 2010 kami ada kejutan untuk IT (informa-tion technology). Kami punya yang bank umum punya.
Jadi, bagaimana kita mau investasi teknologi kalau modalnya kecil. Kita juga harus invest orang supaya tidak banyak ketergantungan dengan konsultan ini. Selain itu, kalau ada perubahan regulasi kita juga bisa atasi dengan cepat.

Bagaimana Anda mendapatkan orang atau karyawan yang bagus sebab orang yang pintar ‘kan maunya bekerja di bank umum?
Dengan hati. Kami sama dia harus terbuka. Kami akui, kami bisa di sini karena mereka. Mereka sekolah. Mereka punya orang harus berhadapan dengan orang kasar. Bayangkan, mereka berbecek-becek di pasar, kita harus rajin bertanya dan menyemangati, dan kita harus care sama mereka.

Biarpun banyak karyawan yang on-off, di sini kami kebanyakan yang masuk daripada ke-luar. Karena, problem dia problem kami. Ini bisnis sangat prospektif asal kita bisa memanfaatkan dengan baik, dan kita lebih pendekatan secara personal.

Karena kami tahu problemnya di SDM, sekarang, di sini, kebanyakan eks bank umum. Kami punya head dari bank umum. Second layer kami mesti orang yang kuat, orang-orang yang terbaik semua. Kami kasih jaminan ke seluruh karyawan, termasuk yang belum setahun bekerja. Karyawan harus kami hargai. Kami sepakat, tiga bulan (percobaan), enam bulan langsung jadi karyawan. Banyak BPR yang nggak menghormati karyawan.

Apakah SDM saja cukup, soalnya banyak bank umum yang menggarap pasar BPR juga didukung orang-orang yang bagus dan terdidik?
Jadi, di pasar mikro ini bisnis orang. Mereka (konsumen) lihat orang. Kalau mereka ditanya ambil kredit sama bank mana, mereka tidak bilang banknya, tapi orangnya (petugas bank). Karena itu, kami pilih karyawan.

Banyak peluang yang mereka (bank umum) belum lakukan. Dan, kami melihat banyak pe-luang yang belum dibaca. Dan, kalau bukan kami yang kerjain, siapa lagi. Di sini kami bisa ex-plore dan kami harus bisa membina. Ada yang membuat kami beda. Kami punya personal ap-proach, di mana pemilik, direktur, selalu datang.

Jadi, tidak harus bertabrakan dengan kompetitor seperti bank umum?
Masih banyak pasar yang belum terjamah.

Lalu, bagaimana menumbuhkan likuiditas untuk menopang kredit?
Kami menghimpun dana dari masyarakat dan dana linkage. Kami harus menciptakan pro-duk yang dilirik bank umum. Jadi, kami harus tahu bank umum ini sukanya makan yang mana. Jadi, kami ciptakan produk yang dilirik bank umum.

Berapa bank yang kerja sama linkage dengan BPR Anda?
Ada Bank Ganesha, Bank Agro, Bank Yudha Bhakti, dan Bank Syariah Mandiri. Ketika kami baru buka enam bulan, sudah ada yang ngasih. Jadi, total dana linkage Rp10 miliar dan itu belum terpakai semua. Ada dana sendiri sebesar Rp30 miliar.

Berapa modal serta performa dana dan kredit?
Dana sudah sekitar Rp46 miliar, equity kami Rp5 miliar, dan kredit Rp33 miliar (per No-vember 2009).

Target pertumbuhan 2010?
Aset kami akan mencapai Rp70 miliar. Saat ini kami sudah membuka kantor di Bekasi. Rencananya, kami akan membuka kantor di Kalimantan Timur. Kami ingin jalankan ini secara baik. Ini bisnis yang menguntungkan. ROA (return on equty) kami di atas 40 %.

Sumber : InfoBank

Suku Bunga
Deposito 1 bulan6 % pa
Deposito 3 bulan6 % pa
Deposito 6 bulan6 % pa
Deposito 12 bulan6 % pa
Tabungan4 % pa

Testimonials